“First, I don’t sit down at my desk to put into verse something that is already clear in my mind. If it were clear in my mind, I should have no incentive or need to write about it. We don’t write in order to be understood; we write in order to understand.” [C. Day Lewis]

Hello guys !!!
Pada blog kali ini, saya akan membahas mengenai Array. Jadi disini saya akan menjelaskan terlebih dahulu mengenai konsep materi Array lalu kemudian saya akan memberikan contoh langkah pemrograman Array.
Baiklah, sekarang kita langsung saja membahas mengenai Array. Array merupakan suatu bentukan tipe data yang terdiri dari sejumlah komponen nilai data dengan tipe yang sama dalam urutan tertentu. Keunggulan dari pemanfaatan Array ini sendiri adalah dapat membantu kita dalam membuat suatu variabel yang berisi banyak nilai sehingga kita tidak perlu membuat banyak variabel, namun kita hanya cukup membuat satu variabel saja untuk mendeklarasikan banyak variabel dengan tipe yang sama.
Array sendiri juga juga memiliki nomor index yang selalu dimulai dari nol (0). Dimana letak urutan elemen data akan ditunjukkan oleh index tersebut. Menurut dimensinya, array dapat dibedakan menjadi beberapa macam seperti berikut.
a. Array Satu Dimensi
Array satu dimensi merupakan array yang hanya terdiri satu buah subscript array saja. Dimana setiap elemen array-nya dapat diakses melalui indeks yang terdapat di dalamnya. Subscript tersebut berupa bilangan di dalam kurung siku […]. Melalui subscript inilah masing-masing elemen array dapat diakses.
b. Array Dua Dimensi
Array dua dimensi merupakan array yang terdiri dari x buah baris dan y buah kolom yang bentuknya dapat berupa matriks ataupun tabel. Pada array jenis ini, indeks pertama menunjukkan baris dan indeks kedua menunjukkan kolom.
c. Array Multidimensi
Array multidimensi merupakan array yang biasa dibuat untuk matriks.
Adapun perbedaan Array dengan variabel biasa adalah sebagai berikut.
- Array dapat memiliki sebuah nilai sementara variabel biasa hanya dapat dihubungkan dengan nilai saja.
- Array dapat hanya menggunakan satu nama variabel untuk tiga data sementara variabel bebas harus menggunakan tiga nama variabel.
Seperti yang kita ketahui bahwa array dapat membantu kita dalam mendeklarasikan banyak variabel dengan tipe yang sama dengan efisien, array juga memiliki kelebihan lainnya, seperti tidaak mudah crash dan pengaksesan array pun dapat dilakukan secara acak. Namun, disamping itu array juga memiliki kekurangan, salah satunya adalah ukuran memori tidak dapat diubah.
Baiklah, setelah membahas mengenai array secara konsep dan teori, sekarang saya akan menjelaskan mengenai pemrograman array pada data 5 mahasiswi.
- Sebelum memulai project yang akan dikerjakan, sebaiknya terlebih dahulu kita pastikan bahwa pada PC yang akan kita gunakan telah terinstal DEV-C++.
- Kemudian, klik icon DEV-C++ yang ada pada monitor desktop.

3. Setelah itu akan muncul tampilan seperti di bawah ini. Lalu, klik menu File >New>Source File untuk membuat data baru.
#Tampilan 1

#Tampilan 2

4. Selanjutnya, akan muncul tampilan seperti di bawah ini.

5. Kemudian, pada line 1 sampai line 6, ketik identitas anda untuk menandakan bahwa ada mengerjakan pemrograman tersebut secara individu.

8. Setelah itu, pada line 7 ketik ” #include <iostream> “

9. Setelah itu, klik enter. Lalu, pada line 8, ketik ” using namespace std; “.

10. Selanjutnya, klik ” int main () { ” pada line 10. Lalu tekan enter.

11. Kemudian pada line 11-14 ketik format berikut.
string Nama [] = { ” Olive ” , ” Fanie “, ” Lita ” , ” Agatha ” , ” Chika
” };
string NIM [] = { ” 119123 “, ” 118124 ” , ” 117125 ” , ” 116126 ” , ”
115127 ” };
string Prodi [] = { ” Teknik Geomatika ” , ” Teknik Sipil ” , ” Teknik
Lingkungan ” , ” Teknik Kimia ” , ” Farmasi ” };
int n;

12. Setelah itu, pada line 16-22 ketik format berikut.
do{
cin >> n ;
if (n > 0 && n <= 5) {
cout << ” Nama : ” << Nama [n-1] << endl;
cout << ” NIM : ” << NIM [n-1] << endl;
cout << ” Prodi : ” << Prodi [n-1] << endl;
}
else if (n == 999) {
cout << ” “;
}
else{
cout << endl << ” Tidak Ada ” << endl << endl;
}
}while (n! = 999);
cout << ” Program Selesai “;
return 0;
}

13. Kemudian, klik menu “Execute” lalu pilih menu “Compile” untuk menyimpan project yang telah kita kerjakan tadi.

14. Kemudian akan muncul tampilan kolom “Save as” seperti dibawah ini. Lalu, ketik nama file project pada kolom tersebut. Setelah itu, klik Save.

15. Selanjutnya, akan muncul tampilan seperti di bawah ini.

16. Setelah mengetahui bahwa project yang telah kita kerjakan tadi tidak terdapat kesalahan, maka selanjutnya pilih menu “Execute” lalu berikutnya pilih “Run”.

17. Selanjutnya akan muncul tampilan seperti di bawah ini.

18. Setelah itu ketik angka urutan mahasiswa yang datanya ingin dilihat. Disini saya akan mengetik angka 5. Sehingga akan muncul tampilan seperti dibawah ini.

Dengan begitu, project yang telah kita kerjakan telah berhasil.
Demikianlah penjelasan saya mengenai tutorial pemrograman array pada data mahasiswi.
Terima kasih.